Setelah
usai peperangan (perang yarmuk), ada salah satu sahabat yang merintih kehausan,
seketika itu juga datang seorang yang membawakan air untuknya. Saat hendak
meminumnya, terdengar suara rintihan dari sahabat lain yang juga kehausan. Lalu
sahabat pertama berkata “wahai fulan bawalah air ini kepada saudaraku yang
disana , dia sangat kehausan.” Kemudian
si pembawa air itu menghampiri sahabat yang kedua dan ketika hendak meminum
airnya, terdengar dari arah yang lain suara rintihan lalu sahabat kedua
melakukan hal yang sama sebagaimana yang dilakukan sahabat pertama.
Rabu, 17 April 2013
Senin, 17 Desember 2012
25 tahun sudah.....
Bismillah,,,,
Alhamdulillahirobbil'alamin..,
sampai detik ini Allah masih mengijinkan mata ini melihat wajah orang orang terkasih.
lisan ini masih dapat mengucap kata sayang dan cinta
telinga ini masih bisa mendengar nasihat dan tawa canda saudara saudara tercinta
Fabiayyi'aalaa irobbikuma tukaddziban......
Sabtu, 24 November 2012
Initial Dee (Part 1)
wahhh... ga tahan nich pengen cerita, abisnya ada sesuatu yang menggelitik di hati. Calling @de yuk!!!
@de... (panggilan buat sahabatku), kemarin siang aku dapat sms dan email lho.. dari seseorang. tahu ga' emailnya itu apa!!! seseorang itu membuatkan cerita untukku. dia sih bilangnya iseng aja bikin cerita fiksi tentang kehidupanku. katanya, kehidupanku menarik buat dijadikan cerita, meskipun tidak semuanya benar. hanya butuh beberapa menit saja kok duduk di depan lapy, jadi dech ceritanya. (upss... tahan diri yach biar ga besar kelapa).
tapi yang membuatku sedikit aneh dan geli itu, cerita yang dia tulis, memang ada satu/dua bahkan lebih yang mendekati benar. padahal, aku tidak dekat dengannya dan kita bisa dibilang jarang sekali bahkan super jarang sekali berinteraksi, apalagi sampai ngobrol berjam jam.
hmmmm... kayaknya dia emank punya darah penulis atau darah paranormal ya (ngeri dechhh...), dengan sedikit bertemu dan ngobrol saja sudah bisa mengetahui kepribadian dan gaya hidup seseorang. kalo ga percaya, coba dech baca sendiri, pasti kamu senyum senyum sendiri dan geleng geleng kepala, karna ceritany itu bikin orang besar kepala, padahal ga gitu gitu bangetzz!!!^^^333
(lha... namanya aja cerita fiksi, gimana sich)
ya sudahlah.... biar ga penasaran, langsung aja dech baca ceritanya. cekidot!!!
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
“Kalau Malindu Dee selalu memoles wajahnya dengan kosmetik termahal, maka Dee yang satu ini cukup dengan siraman air wudlu (maka semuanya akan nampak bercahaya seperti janji-Nya). Jadi antara keduanya bukan seperti pinang dibelah dua, tapi lebih tepat antara surga dan neraka.”
@de... (panggilan buat sahabatku), kemarin siang aku dapat sms dan email lho.. dari seseorang. tahu ga' emailnya itu apa!!! seseorang itu membuatkan cerita untukku. dia sih bilangnya iseng aja bikin cerita fiksi tentang kehidupanku. katanya, kehidupanku menarik buat dijadikan cerita, meskipun tidak semuanya benar. hanya butuh beberapa menit saja kok duduk di depan lapy, jadi dech ceritanya. (upss... tahan diri yach biar ga besar kelapa).
tapi yang membuatku sedikit aneh dan geli itu, cerita yang dia tulis, memang ada satu/dua bahkan lebih yang mendekati benar. padahal, aku tidak dekat dengannya dan kita bisa dibilang jarang sekali bahkan super jarang sekali berinteraksi, apalagi sampai ngobrol berjam jam.
hmmmm... kayaknya dia emank punya darah penulis atau darah paranormal ya (ngeri dechhh...), dengan sedikit bertemu dan ngobrol saja sudah bisa mengetahui kepribadian dan gaya hidup seseorang. kalo ga percaya, coba dech baca sendiri, pasti kamu senyum senyum sendiri dan geleng geleng kepala, karna ceritany itu bikin orang besar kepala, padahal ga gitu gitu bangetzz!!!^^^333
(lha... namanya aja cerita fiksi, gimana sich)
ya sudahlah.... biar ga penasaran, langsung aja dech baca ceritanya. cekidot!!!
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
“Kalau Malindu Dee selalu memoles wajahnya dengan kosmetik termahal, maka Dee yang satu ini cukup dengan siraman air wudlu (maka semuanya akan nampak bercahaya seperti janji-Nya). Jadi antara keduanya bukan seperti pinang dibelah dua, tapi lebih tepat antara surga dan neraka.”
”Dee,
minta tolong bantu aku menata buku-buku ini ya,” seru Mbak Dina. Di atas meja,
di bawah meja, di depan meja, dan di belakang meja bertebaran buku-buku. Entah
bagaimana buku-buku itu bisa berserakan. Apakah Mbak Dina sedang stres? Tak ada
yang ambil peduli. Dee yang tangannya tengah memegang tumpukan kertas yang
diantaranya adalah aku mengganggukkan kepalanya. ”sebentar Mbak, saya ngeprint
dulu ya,” jawabnya sambil memasukkanku dan teman-teman ke dalam sebuah mesin
cetak, siap ditempeli oleh tinta yang tertata rapi membentuk kalimat dan
paragraf yang untuk kemudian dijilid menjadi sebuah buku.
Suasana
kantor tempat Dee bekerja memang cukup ramai. Semua sibuk dengan aktivitasnya
masing-masing walau hari masih pagi benar. Kantor tempat Dee bekerja adalah
sebuah percetakan buku-buku Islami yang namanya mulai berkibar di dunia
penerbitan nasional.
”Dee,
kenapa sich kamu suka banget kalau dimintai pertolongan. Always ready,” seloroh Mbak Rini yang duduk di samping Dee. Dee
hanya membalas dengan seulas senyum manisnya. ”Napa sich Mbak. Biasa aja.
Lagian aku juga ndak merasa
direpotkan,” jawab Dee.
”Tapi
itu khan bukan pekerjaan kamu,” lanjut Mbak Rini sambil tangannya tak lepas
dari keyboard notebooknya.
”ehm...
ndak papa juga. Menolong khan bagian dari kebaikan yang dianjurkan oleh
junjungan kita, Nabi Muhammad.”
”Kalau
pekerjaanmu ndak tuntas?”
”Khan
masih ada waktu di rumah.” Dee menjawab dengan tetap menampilkan senyum
manisnya.
Mbak
Rini hanya geleng-geleng kepala. Sebentar kemudian Dee terlihat sibuk dengan Hp-nya. Tersenyum sendiri
membaca SMS yang baru saja masuk.
’Ada
apa Dee kok senyum terus? SMS kebahagiaan ya?” tanya Mbak Rini menggoda.
”Ndak Mbak, ada orang iseng,” jawab dee
singkat. Laptop dinyalakan, buka yahoo, klik mail. Ketik e-mail dan password. Buka
sebuah email yang masuk. Initial Dee. Tertulis disana, ”Selamat membaca, ini
hanya kisah fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama, tempat kejadian, atau pun
kisahnya anggap saja sebuah kebetulan belaka. Semoga bermanfaat. Insya Allah
kalau Allah memperkenankan suatu saat akan dibuatkan yang lebih baik lagi. But this not my promise. Maaf kalau
kurang berkenan.” Dibawahnya terdapat sebuah lampiran dengan format microsoft
world. Dee mendownloadnya. Buka dokumen dan Dee mulai membacanya.
Bismillah ...
[[bersambung ^_&]]
Bismillah ...
[[bersambung ^_&]]
Rabu, 10 Oktober 2012
Film Sang Murabbi
K.H. RAHMAT ABDULLAH dilahirkan di kota Jakarta pada
tanggal 3 Juli 1953. Putra kedua dari 4 bersaudara ini
hidup dari keluarga asala Betawi yang sederhana dan
taat beragama. Pada usia 11 tahun ia harus menapaki
hidupnya tanpa asuhan sang ayah, karena saat itu ia
telah menjadi seorang anak yatim.
Awal pendidikan resminya disamping dididik oleh kedua
orang tua, ia memasuki sebuah perguruan Islam yang
terkenal di Jakarta, yakni Perguruan Islam As
Syafi'iyah bimbingan KH. Abdullah Syafiâ'i hingga
menamatkan sekolah Aliyah (tingkat menengah) dengan
prestasi yang gemilang.
tanggal 3 Juli 1953. Putra kedua dari 4 bersaudara ini
hidup dari keluarga asala Betawi yang sederhana dan
taat beragama. Pada usia 11 tahun ia harus menapaki
hidupnya tanpa asuhan sang ayah, karena saat itu ia
telah menjadi seorang anak yatim.
Awal pendidikan resminya disamping dididik oleh kedua
orang tua, ia memasuki sebuah perguruan Islam yang
terkenal di Jakarta, yakni Perguruan Islam As
Syafi'iyah bimbingan KH. Abdullah Syafiâ'i hingga
menamatkan sekolah Aliyah (tingkat menengah) dengan
prestasi yang gemilang.
Jumat, 05 Oktober 2012
Kamis, 04 Oktober 2012
Lirik lagu Sendiri menyepi bersama edcoustic
Sendiri Menyepi..
Tenggelam dalam renungan
Ada apa aku seakan kujauh dari ketenangan
perlahan kucari, mengapa diriku hampa…
mungkin ada salah, mungkin ku tersesat,
mungkin dan mungkin lagi…
Tenggelam dalam renungan
Ada apa aku seakan kujauh dari ketenangan
perlahan kucari, mengapa diriku hampa…
mungkin ada salah, mungkin ku tersesat,
mungkin dan mungkin lagi…
Rabu, 03 Oktober 2012
Lirik lagu Aku ingin mencintaimu setulusnya bersama Edcoustic
Tuhan Betapa aku malu
Atas semua yang Kau beri
Padahal diriku terlalu sering membuat-Mu kecewa
Entah mungkin karena ku terlena
Sementara engkau beri aku kesempatan berulang kali, agar aku kembali
Dalam fitrahku sebagai manusia
Untuk menghambakan-Mu
Betapa tak ada apa-apanya aku dihadapan-Mu…
Atas semua yang Kau beri
Padahal diriku terlalu sering membuat-Mu kecewa
Entah mungkin karena ku terlena
Sementara engkau beri aku kesempatan berulang kali, agar aku kembali
Dalam fitrahku sebagai manusia
Untuk menghambakan-Mu
Betapa tak ada apa-apanya aku dihadapan-Mu…
Selasa, 02 Oktober 2012
Lirik lagu Muhasabah cinta bersama Edcoustic
Wahai... Pemilik nyawaku
Betapa lemah diriku ini
Berat ujian dariMu
Kupasrahkan semua padaMu
Tuhan... Baru ku sadar
Indah nikmat sehat itu
Tak pandai aku bersyukur
Kini kuharapkan cintaMu
Betapa lemah diriku ini
Berat ujian dariMu
Kupasrahkan semua padaMu
Tuhan... Baru ku sadar
Indah nikmat sehat itu
Tak pandai aku bersyukur
Kini kuharapkan cintaMu
Senin, 01 Oktober 2012
Lirik lagu 7 Surga bersama Edcoustic
Kumandang cinta bergema hingga kehati
Lafaz lafaz asmara memanggil jiwa yang rapuh
Rapuhnya aku Kau maha tahu
Pagi siang malam dunia yang kutuju
Saat kujatuh baru kusadar Kau lah segalanya
Menjadi Pemenang kehidupan
Pada hakekatnya setiap orang punya
kesempatan yang sama untuk menjadi dalam kehidupan. Pemenang kehidupan ini
tentunya tidak boleh dilihat dalam sudut pandang yang sempit. Misalnya pemenang
lomba kebersihan, pemenang menulis cerita, pidato bahsa inggris atau pemenang
dalam pemilihan kepala daerah, tetapi dengan berbagai yang dimiliki oleh setiap
orang, maka kesempatan untuk menjadi kelebihan pemenang sangat variatif.
Rabu, 26 September 2012
Kita berdoa untuk siapa???
Allah mengancam mereka yang enggan berdoa karena sombong dengan firman-Nya:
“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina”. (QS. al-Mu’min: 60)
Selasa, 18 September 2012
Dalam Dekapan Ukhuwah itu ada....
Ukhuwah (persaudaraan) memang
bukan hal baru dalam ajaran islam. Namun, ukhuwah menjadi sesuatu yang sangat
asing pada zaman ini . Ketika jumlah umat muslim semakin banyak dan mayoritas,
hal itu tak mampu membentuk sebuah kekuatan besar untuk kejayaan islam yang
pernah ada pada zaman Rasulullah dan para sahabat, Karna saat ini, satu sama
lainnya tak saling menguatkan. Terkadang, kita masih bisa melihat antar sesama
muslim saling hujat, saling menjatuhkan, bahkan untuk saling percaya sudah
menjadi hal yang sangat langka.
Rabu, 29 Agustus 2012
7 karakter untuk para kader dakwah...
Dakwah di tengah kehidupan masyarakat pasti akan berhadapan dengan sejumlah kendala, tantangan, hambatan dan bahkan ancaman. Apalagi ketika dakwah sudah memasuki wilayah kelembagaan politik dan kenegaraan, akan lebih banyak lagi tantangan yang harus dihadapi. Para kader dakwah harus memiliki karakter yang kuat agar bisa mensikapi berbagai tantangan tersebut dengan tegar.
Paling tidak, kader dakwah diharapkan memiliki tujuh karakter berikut ini, agar bisa tegar menghadapi realitas medan dakwah yang kadang terasa sangat keras perbenturannya.
Minggu, 19 Agustus 2012
Duhai sang pujaan hati....
Bismillaah…
Duhai ikhwan yang kelak kau ada di sisiku setiap saat…
Ketika menuliskan ini sungguh aku bercucuran air mata dari telaga di sudut-sudut mataku, karena baru kali ini aku menulis dengan membawa segenap hatiku ke dalamnya,
Duhai ikhwan yang kelak kau ada di sisiku setiap saat…
Ketika menuliskan ini sungguh aku bercucuran air mata dari telaga di sudut-sudut mataku, karena baru kali ini aku menulis dengan membawa segenap hatiku ke dalamnya,
karena baru kali ini aku menulis dengan penuh cinta dan kasih yang amat terasa,
karena baru kali ini aku beranikan diri untuk mengungkapkan segalanya kepadamu,
karena baru kali ini aku sengaja membuat tulisan yang aku ingin kau membacanya,
karena baru kali ini butiran cintaku tak kuasa terbendung ketika aku ingat perjalanan kita,
dan karena baru kali ini aku menulis untuk seorang ikhwan…
karena baru kali ini aku beranikan diri untuk mengungkapkan segalanya kepadamu,
karena baru kali ini aku sengaja membuat tulisan yang aku ingin kau membacanya,
karena baru kali ini butiran cintaku tak kuasa terbendung ketika aku ingat perjalanan kita,
dan karena baru kali ini aku menulis untuk seorang ikhwan…
Duhai ikhwan yang karena Allah aku mencintaimu,
Aku adalah akhwat yang kelak kau bimbing dalam langkah-langkah menujuNya..
Aku adalah akhwat yang kelak menjadikanmu teladan dalam keseharian..
Aku adalah akhwat yang kelak ada dalam suka dan dukamu..
Aku adalah akhwat yang kelak kau bimbing dalam langkah-langkah menujuNya..
Aku adalah akhwat yang kelak menjadikanmu teladan dalam keseharian..
Aku adalah akhwat yang kelak ada dalam suka dan dukamu..
Duhai ikhwan yang karena Allah aku merindukanmu,
Darimu aku belajar tentang kesabaran, saat dalam penantian akan dirimu..
Darimu aku belajar tentang keikhlasan, saat aku menerima segala yang ada dalam dirimu tanpa aku rencanakan sebelumnya..
Darimu aku belajar tentang kedewasaan yang sesungguhnya, saat kita menapaki titian pernikahan ini..
Darimu aku belajar tentang pantang menyerah, saat kita melalui hari-hari penuh cobaan akan penantian yang sungguh terasa panjang ini..
Darimu aku belajar tentang kesabaran, saat dalam penantian akan dirimu..
Darimu aku belajar tentang keikhlasan, saat aku menerima segala yang ada dalam dirimu tanpa aku rencanakan sebelumnya..
Darimu aku belajar tentang kedewasaan yang sesungguhnya, saat kita menapaki titian pernikahan ini..
Darimu aku belajar tentang pantang menyerah, saat kita melalui hari-hari penuh cobaan akan penantian yang sungguh terasa panjang ini..
Ya mujahidku, penantian ini, bagiku adalah penantian yang begitu panjang dan penuh liku..
Di dalamnya terdapat onak dan duri yang senantiasa menghiasi perjalanan kita, sehingga aku harus menjadikan hatiku seperti telaga yang airnya tak pernah habis, agar kesabaranku pun tak ada habisnya..
Di dalamnya terdapat senyum dan tawa yang melengkapi keindahan penantian ini, sehingga aku harus ekstra dalam menambah cintaku padaNya agar aku senantiasa melantunkan syukur dalam doa-doa yang kupanjatkan..
Di dalamnya terdapat sakit dan tangis yang menambah matang kedewasaan kita, sehingga aku harus meninggikan keikhlasan yang kupunya dan memusnahkan egoku agar kita tak sama-sama menjadi api dalam waktu bersamaan..
Duhai ikhwan yang tatapannya meneduhkan hati,
Ada kalanya aku lelah, tapi aku tau lelah yang kurasa tak selelah perjuanganmu..
Ada kalanya aku lelah, tapi aku tau lelah yang kurasa tak selelah perjuanganmu..
Ada kalanya aku ingin marah, tapi aku sadar bahwa marahku hanyalah keinginan seorang anak-anak yang ingin kau perhatikan dan untuk itu aku harus memperhatikanmu lebih dulu..
Ada kalanya aku ingin kau pahami, tapi aku tau kau selalu berusaha memahami diriku bahkan lebih baik dari yang kupinta padamu..
Ada kalanya aku ingin menangis, tapi terkadang aku menyembunyikannya karena aku tak ingin kau dipusingkan dengan tangisanku..
Ada kalanya aku akan membuatmu merasa sedih, sungguh bukan karena aku ingin menyakitimu tapi aku ingin kau mengetahui segala hal tentang diriku tak hanya soal bahagiaku tapi juga sedihku..
Ada kalanya aku kau anggap begitu tak peduli, bukan sama sekali, aku sungguh peduli tapi aku mungkin tak tau cara seperti apa yang dapat kugunakan untuk mengungkapkan kepedulianku itu, maka kumohon ajari aku akan hal itu..
Ada kalanya aku menangis dan tak mengakuinya padamu, ketahuilah aku menangis bukan karena aku lemah, tapi aku manusia yang berperasa, dan dengan menangis aku merasa lebih tenang dan nyaman, maka genggam tanganku dan izinkan aku menangis di pelukanmu karena itu membuatku jauh lebih tenang ..
Ada kalanya aku kau anggap begitu kekanak-kanakan, bukan sama sekali, aku tak ingin menjadi anak-anak seperti yang kau katakan, tapi aku sedang mencoba masuk ke dalam dirimu dengan cara yang kupunya karena aku tau kau begitu menyukai anak kecil..
Bahkan ada kalanya aku yang membuatmu begitu marah, tapi kumohon saat itu nasehati aku dengan penuh hikmah, bukan dengan terpaan tanda seru yang menghujam, karena sungguh aku pun memiliki sifat wanita yang lemah pada kelembutan..
Duhai ikhwan yang senantiasa memancarkan mahabbah untukku,
Ketika kau tengah bercerita dengan penuh gelora, mungkin aku akan diam saja mendengarkan, bukan tak mau menanggapi ceritamu atau menganggap ceritamu tak menarik, tapi karena aku seorang yang dilatih keahliannya dalam mendengarkan dan saat itu aku ingin membiarkanmu meluapkan keceriaanmu yang memang begitu kurindukan..
Ketika kau tengah bercerita dengan penuh gelora, mungkin aku akan diam saja mendengarkan, bukan tak mau menanggapi ceritamu atau menganggap ceritamu tak menarik, tapi karena aku seorang yang dilatih keahliannya dalam mendengarkan dan saat itu aku ingin membiarkanmu meluapkan keceriaanmu yang memang begitu kurindukan..
Ketika aku hanya ingin menceritakan hal-hal yang ringan, bukan karena aku tak mau berdiskusi denganmu, tapi karena aku seorang yang dilatih kecerdasannya dalam memahami apa makna dari sikap dan air muka seseorang dan saat itu aku melihatmu tengah penat..
Ketika aku tersenyum menatapmu dengan tatapan sedikit sayu dan bersandar di bahumu, bukan karena aku memintamu memanjakanku, tapi karena aku ingin sekadar menekankan bahwa kini kau juga punya aku di sisimu..
Ketika aku bertingkah layaknya anak kecil, bukan karena aku ingin kau perhatikan, tapi aku ingin membiarkanmu sedikit terlena dalam kemanjaan dan keceriaanku yang tak mungkin kau dapatkan di medan perjuangan dan sekadar untuk melepaskan beban pikiranmu..
Ketika aku tak berterus terang akan sakit yang tiba-tiba muncul di tengah pekatnya malam, bukan karena aku tak mau jujur padamu, tapi karena aku ingin kau tetap terlelap dalam tidurmu yang nyenyak agar kau tidur cukup dan tidak lelah ketika menjalankan qiyamul lail..
Duhai ikhwan yang karena Allah aku ingin menjadi pendampingmu,
Sungguh ikhwanku, ada banyak hal yang kulakukan yang mungkin kau tak memahaminya karena aku melakukannya dengan caraku sendiri,
bukan dengan caramu, maka kuminta kau sabar karena saat itu sebenarnya aku tengah mempelajari dirimu agar dapat melakukan hal-hal tersebut dengan cara yang kau inginkan..
(
Sungguh ikhwanku, ada banyak hal yang kulakukan yang mungkin kau tak memahaminya karena aku melakukannya dengan caraku sendiri,
bukan dengan caramu, maka kuminta kau sabar karena saat itu sebenarnya aku tengah mempelajari dirimu agar dapat melakukan hal-hal tersebut dengan cara yang kau inginkan..
(
Senin, 06 Agustus 2012
Nasehat Umar Bin Khattab
- Umar bin Khathab: "Didiklah anak-anakmu itu berlainan dengan keadaan kamu sekarang kerana mereka telah dijadikan Tuhan untuk zaman yang bukan zaman engkau."
- Umar bin Khathab: “Kalau sekiranya kesabaran dan syukur itu dua kendaraan, aku tak tahu mana yang harus aku kendarai.” (Al Bayan wa At Tabyin III/ 126)
- Umar bin Khathab: "Kebajikan yang ringan adalah menunjukkan muka berseri-seri dan mengucapkan kata-kata lemah-lembut."
Minggu, 05 Agustus 2012
Read Aloud Handbook
Judul : Read aloud handbook
Pengarang : Jim Trelease
Penerbit : Hikmah
Ada banyak hal hal besar yang berhasil dilakukan
oleh orang orang besar yang berawal dari hal hal kecil. Membacakan cerita
sebelum tidur atau di sela sela waktu merupakan hal kecil dan remeh yang sering
dilupakan dan diremehkan oleh sebagian orang. Padahal, dari cerita yang
dibacakan itulah akan melahirkan dan mencetak orang orang besar yang bisa membawa perubahan dan perbaikan bagi peradaban
dunia.Sabtu, 04 Agustus 2012
Taat pada Pemimpin itu mutlak ato terbatas???
Ketaatan kepada ulil amri atau qiyadah dalam konteks kejamaahan menjadi salah satu unsur penting dalam gerakan jamaah tersebut. Karena hal tersebut akan menentukan sejauh mana para jundi mau ikut dan mengikuti setiap keputusan yang telah dibuat dan diputuskan oleh para pemimpin. Betapa pentingnya sebuah ketaatan sehingga ada sebuah prinsip yang mengatakan “Tidak ada Islam tanpa berjamaah, sementara tidak ada jamaah tanpa ada kepemimpinan, dan tidak ada kepemimpinan tanpa ketaatan.” Prinsip atau ungkapan ini menggambarkan bahwa dasar dari penggerak Islam adalah ketaatan. Sejauh mana umat Islam taat terhadap syariat-syariat silam, sejauh mana ketaatan umat Islam terhadap perintah-perintah Rasul serta sejauh mana umat Islam taat kepada perintah pemimpin umat Islam itu sendiri.
Rabu, 01 Agustus 2012
Sekolahnya Manusia
Judul : Sekolahnya Manusia
pengarang : Munif Chatib
Penerbit : kaifa
Banyak murid yang
mengalami kebingungan dalam menerima pelajaran dan tidak mampu mencerna materi
yang diberikan. Dan, justru mereka- merekalah yang dituduh “bermasalah”. Tapi
ternyata, ini hanya masalah ketidaksesuaian gaya
mengajar guru dan gaya
belajar siswa. Padahal, apabila gaya mengajar
guru sesuai dengan gaya
belajar siswa, semua pelajaran akan terasa sangat mudah dan menyenangkan.
Buku “Sekolahnya Manusia” Sekolah Berbasis Multiple
Intelligences di Indonesia karya Munif Chatib merupakan
salah satu kunci jawaban
Rabu, 25 Juli 2012
Mengapa dan kenapa?"?
@ Mengapa amanah ini diberikan kepada kita?
Bukan mereka yang memilih kita, tapi Allah lah yang memilih kita! Karena itu kita adalah orang yang terpilih. Berbahagialah!
@ Mengapa para qiyadah terdahulu meninggalkan kita?
Tidakkah kita sadari, bahwa kita bisa sejauh ini mengenyam nikmat tarbiyah dan dakwah hingga akhirnya kita tahu mana yang baik dan yang buruk, adalah juga karena ‘uluran tangan’ mereka. Tanpa mereka, akan seperti apa kita sekarang? Boleh jadi fisik mereka tidak menemani, tapi tidakkah kita sadari bahwa mereka selalu menyelipkan nama kita di setiap doa robithohnya?
Langganan:
Postingan (Atom)

.jpg)





.jpg)


.jpg)









